Tuesday, 10 April 2018

Sabuk Polsuspas PDH Ikat Pinggang Polisi Khusus Lapas Loind Kuningan Gesper IPKLP55011LI

Sabuk atau ikat pinggang menjadi salah satu perlengkapan pakaian dinas harian anda sebagai anggota Polisi Khusus Lapas atau sering biasa disebut Polsuspas. Kegunaan ikat pinggang atau biasa sering di sebut gesper ini adalah untuk mengencangkan celana dan juga sebagai aksesoris perlengkapan berseragam. Bahan yang digunakan untuk membuat gesper ini juga berkualitas. Bahan utama yang digunakan untuk membuat kepala gesper adalah bahan kuningan, perlu anda ketahui bahan kuningan merupakan bahan yang kuat, tahan lama sehingga anda dapat menggunakannya berulang-ulang kali, dan juga tidak mudah korosi atau berkarat. Dengan demikian anda tidak perlu cemas ketika menggunakan gesper ini saat menjalankan tugas. Selain itu bahan kuningan juga tahan terhadap perubahan suhu baik panas maupun suhu rendah atau dingin.
Pada bagian kepala gesper terdapat logo lambang polsuspas sehingga saat anda menggunakan sabuk ini maka anda akan lebih tampil percaya diri karena dengan adanya logo lambang polsuspas akan menggambaran bahwa anda adalah seorang anggota polsuspas. Untuk pengunci pada bagian kepala gesper menggunakan pengunci model roll pengunci jenis ini sangat kuat dan mudah untuk digunakan. Sehingga anda tidak memerlukan waktu yang lama untuk menggunakan ikat pinggang atau gesper ini. Warna kuning keemasan juga menyelimuti seluruh permukaan kepala gesper ini. sehingga saat anda kenakan akan terlihat mengkilap, apalagi saat terkena cahaya atau sinar akan terlihat menyala. 
Untuk bagian webing sabuk polsuspas ini menggunakan bahan dasar nilon yang memiliki textur yang kuat, elastis, tidak mudah robek, tahan terhadap perubahan suhu. Warna hitam menyelimuti seluruh bagian webing ini, dan juga dengan anyaman yang rapi serta bentuk seperti garis-garis semakin membuat sabuk polsuspas ini terlihat kokoh. Ketika anda melihat permukaan webing ini seperti terlihat kasar tetapi ketika anda memegangnya textur yang lembut dan halus yang akan anda rasakan. Dengan demikian anda akan merasa nyaman ketika menggunakan sabuk polsuspas ini saat sedang menjalankan tugas baik di kantor maupun di lapangan.
Sabuk polsuspas ini memiliki ukuran dimensi untuk ukuran panjang webing sekitar 109 cm, lebar 3 cm, dan ketebalan webing 2.37 mm. dengan ukuran yang sedemikian akan sangat cocok ketika anda gunakan. Sedangkan untuk bagian kepala gesper Loind ini memiliki ukuran lebar sekitar 58 mm, tinggi 37 mm dan ketebalan bahan kuningan yang digunakan 1 mm. Sehingga dengan ukuran tersebut sangat pas dan yang pasti anda akan merasa nyaman saat menggunakannya. Pada bagian ujung webing juga dilapisi dengan bahan kuningan, hal ini bertujuan untuk mempermudah anda ketika menggunakan dan melepas webing sabuk polsuspas Loind ini. 

Cara perawatan sabuk ini juga sangat mudah sehingga anda tidak perlu cemas ketika menggunakannya dilapangan. Biasanya dilapangan banyak hal-hal yang terjadi, ketika kotor pada bagia webing anda cukup membersihkannya menggunakan sikat yang di basahi dengan sedikit air lalu menggosoknya pada bagian webing yang terdapat noda sampai nodanya hilang. Setelah nodanya hilang anda cukup menjemurnya sampai kering.  Dalam hal ini anda tidak perlu khawatir karena webing dengan bahan dasar nilon cepat kering sehingga anda tidak akan menunggu lama ketika ingin menggunakannya kembali. Untuk bagian kepala gesper anda bisa membersihkannya menggunakan kain yang lembab dan lembut lalu menggosokannya di permukaan kepala gesper sampai bersih, setelah bersih anda cukup menggosoknya kembali dengan menggunakan kain bersih yang memiliki permukaan halus agar tidak merusak bagian permukaan bahan kuningan ini. Dengan demikian Sabuk Polsuspas PDH Ikat Pinggang Polisi Khusus Lapas Loind Kuningan Gesper anda akan tetap bersih. Anda bisa mendapatkan Sabuk Polsuspas PDH dengan kode IPKLP55011LI di toko kami dengan harga yang terjangkau. (fr)

Tuesday, 3 April 2018

Gesper Korpri Ikat Pinggang PDH Grendel Loind Sabuk Roll IPKKR55011LI Grosir Berkualitas

Ikat pinggang atau sabuk menjadi asesoris perlengkapan yang penting dan wajib dikenakan oleh seorang anggota dari kesatuan organisasi atau institusi kemiliteran, TNI, Polri dan Kedinasan. Salah satunya adalah Pegawai Korpri, dengan bentuk ikat pinggang seperti pada umumnya hanya saja yang membedakan pada bagian tengah gesper terdapat logo lambang korpri sehingga ketika anda akan tampil lebih percaya diri ketika menggenakan ikat pinggang ini saat sedang menjalankan tugas atau sedang bekerja. Warna kuning keemasan juga menyelimuti seluruh permukaan gesper atau kepala sabuk ini. Tambahan lagi webing ikat pinggang yang berwarna hitam pekat semakin menambah kesan gagah ketika anda menggunakan ikat pinggang ini. Pada bagian ujung webing juga terdapat lapisan bahan kuningan sehingga webing terlihat rapi dan mempermudah anda ketika menggunakan dan melepaskannya.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan kepala sabuk atau gesper menggunakan bahan kuningan asli yang disepuh dengan emas. Perlu anda ketahui bahan kuningan ini memiliki karakteristik yang kuat, tahan lama yang memungkinkan anda dapat menggunakannya dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang. Selain itu, bahan kuningan juga tahan terhadap korosi atau karat, tahan terhadap benturan sehingga anda tidak perlu cemas ketika menggenakan ikat pinggang ini saat sedang bekerja. Sepuh emas membuat kepala sabuk atau gesper semakin terlihat mengkilap ketika terkena cahaya.

Selanjutnya untuk bahan dari webing ikat pinggang ini menggunakan bahan nylon. Seperti yang anda ketahui bahan nylon merupakan salah satu jenis bahan yang terbuat dari produk minyak bumi. Nylon dapat pula digabung dengan fiber lain, seperti katun untuk menciptakan kombinasi. Tetapi bahan nylon ini berbeda dengan bahan kain seperti katun, sutra, linen dan wol yang dibuat dari serat tumbuhan maupun hewan, bahan nylon ini sepenuhnya termasuk kedalam jenis bahan sintetis yang memiliki banyak keunggulan tersendiri. Bahan nylon ini memiliki karakteristik bahan yang ringan, kuat, dan bersifat elastis. Nylon juga termasuk kedalam jenis bahan yang awet atau tahan lama sehingga memungkinkan anda dapat menggunakannya dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang, ditambah lagi dengan cepat kering. Nylon mudah dicuci, tidak mudah berubah bentuk, dan tidak mudah robek. Bahan nylon ini juga tahan terhadap panas dan air, sehingga dapat anda gunakan saat sedang menjalankan tugas dalam kondisi apapun. Tambahan lagi bahan nylon juga tahan terhadap serangga, jamur, dan kutu.

Untuk ukuran dimensi ikat pinggang ini memiliki panjang webing 109 cm, lebar 3,5 cm dan ketebalan webing 2,42 mm. Dengan ukuran yang sedemiian anda tidak perlu cemas mengenai webing dari ikat pinggang korpri ini. Sedangkan untuk kepala sabuk atau gesper memiliki lebar 55,74 mm, tinggi 37,07 mm dan ketebalan bahan kuningan mencapai 0,69 mm. Sehingga anda akan merasa sangat nyaman ketika menggenakan ikat pinggang korpri ini.

Korps Pegawai Republik Indonesia merupakan suatu organisasi profesi beranggotakan seluruh pegawai negeri sipil baik departemen maupun lembaga pemerintah non departemen. Korpri berdiri berdasarkan keputusan presiden nomor : 82 Tahun 1971, 29 November 1971. Korpri di bentuk dalam rangka upaya meningkatkan kinerja, pengabdian dan netralitas pegawai negeri, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari lebih dapat berdayaguna dan berhasil guna. Korpri merupakan organisasi  ekstra struktural, secara fungsional tidak bisa terlepas dari kedinasan maupun di luar kedinasan. Sehingga keberadaan korpri sebagai wadah unsur Aparatur Negara, Abdi Negara dan Abdi Masyarakat harus mampu menunjang pencapaian tugas pokok institusi tempat mengabdi.

Latar belakang korpri sangatlah panjang. Pada masa penjajahan kolonial Belanda, banya pegawai pemerintah hindia belanda, yang berasal dari kaum bumi putera. Kedudukan pegawai merupakan pegawai kasar atau kelas bawah, karena pengadaannya didasarkan atas kebutuhan penjajah semata.

Pada saat beralihnya kekuasaan belanda kepada jepang, secara otomatis seluruh pegawai pemerintah eks Hindia Belanda dipekerjakan oleh pemerintah jepang sebagai pegawai pemerintah. Setelah jepang menyerah kepada sekutu, bangsa indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Desember 1949, Belanda mengakui kedaulatan RI, Pegaai NKRI terbagi menjadi tiga kelompok besar, pertama Pegawai Republik Indonesia yang berada di wilayah kekuasaan RI. kedua, Pegawai RI yang berada di daerah yang diduduki Belanda (non kolaborator) dan Ketiga, pegawai pemerintah yang bersedia bekerjasama dengan belanda (kolaborator).

Maka dengan demikian cara berpakaian juga merupakan hal yang paling utama yang wajib dikenakan oleh petugas satuan korpri. Termasuk salah satunya adalah ikat pinggang ini. Anda bisa mendapatkan ikat pinggang korpri ini di toko kami dengan harga terjangkau. Silahkan hubungi kami di 081 334 82 9393 atau di 0811 233 989 untuk informasi lebih lanjut. Harga yang jauh lebih murah juga bisa Anda dapatkan bila pemesanan dalam jumlah banyak. (fr)

Sabuk PDH Bea Cukai Gesper Atau Ikat Pinggang IPK0204GG Kementerian Keuangan

Ikat pinggang atau lebih sering dikenal dengan sabuk ini menjadi salah satu hal yang wajib digunakan oleh petugas dari suatu institusi maupun organisasi seperti Kemiliteran, TNI, Polri maupun Kedinasan. Hal ini karena Ikat pinggang menjadi salah satu perlengkapan atau asesoris atribut pakaian seragam dinas. Salah satunya adalah petugas dari Bea Cukai ini, dengan memiliki tampilan yang elegan karena terdapat logo lambang dari bea cukai pada bagian kepala sabuk membuat anda yang menggenakannya akan tampil lebih percaya diri. Tambahan lagi dengan warna kuning keemasan yang menyelimuti seluruh permukaan ikat pinggang dengan kode IPK0204GG ini membuat anda terlihat gagah ketika menggenakannya. Webing ikat pinggang bea cukai ini juga berwarna hitam yang di buat menggunakan bahan-bahan yang berkualitas sehingga anda tidak perlu cemas ketika menggunakannya saat sedang menjalankan tugas.



Bahan utama yang digunakan untuk membuat kapala sabuk atau kepala timangan ini menggunakan bahan logam, perlu anda ketahui bahan logam memiliki karakteristik yang kuat, tahan lama yang memungkinkan anda dapat menggunakannya dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang. Selain itu bahan logam juga tahan terhadap benturan, tidak mudah korosi atau berkarat. Sehingga bahan logam ini sangat cocok untuk dijadikan bahan utama untuk pembuatan ikat pinggang Bea Cukai, ikat pinggang ini juga sangat mendukung jenis pekerjaan anda.

Sedangkan untuk bahan utama pembuatan webing menggunakan bahan nilon, nilon merupakan bahan sintetis, berbeda dengan bahan seperti wol, katun, dan yang lain, nilok memiliki karakteristik yang kuat, tidak mudah robek, ketika di cuci cepat kering, elastis, dan tahan terhadap serangan serangga, kutu dan jamur. Dengan begitu anda akan merasa nyaman ketika menggunakan ikat pinggang ini ketika sedang menjalankan tugas.

selanjutnya , ikat pinggang Bea Cukai ini memiliki ukuran panjang webing 126 cm, lebar 3,5 cm, selain itu sabuk pdh ini memiliki ukuran dimensi kepala sabuk kurang lebih lebar 57 mm, tinggi 37 mm, dan tebal 1 mm, sehingga dengan ukuran yang tergolong ideal ini sangat cocok dan pas untuk anda gunakan pada pakaian seragam dinas anda.

Sebagai tambahan, Bea cukai merupakan suatu direktorat di bawah kementerian keuangan yang mengurusi tugas-tugas kepabeanan dan cukai. Bea adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang yang diimpor dan diekspor. Sedangkan untuk pengertian cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat ataupun karakteristik yang ditetapkan dalam undang-undang. Tidak hanya itu, yang memberikan pengawasan dan yang mengurus mengenai bea dukai atau yang biasa disebut dengan kepabeanan. Pengertian kepabeanan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pengawasan lalu lintas barang yang masuk atau keluar daerah pabean dan pemungutan bea masuk.

Ciri-ciri Cukai, Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan oleh barang-barang tertentu dengan berbagai pertimbangan yang memiliki sifat atau karakteristik. Adapun karakteristik atau ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut : Konsumsi perlu dikendalikan, Peredarannya diawasi, Penggunaannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat ataupun dalam lingkungan hidup, penggunaanya memerlukan pembebanan pengunaan negara demi terciptanya keadilan dan keseimbangan (terhadap barang yang dicirikan sebagai barang mewah atau yang memiliki nilai tinggi) di kenai cukai.

Dalam melakukan kepabeanan, juga memiliki lokasi tertentu. Daerah pabeanan adalah wilayah RI yang terdiri dari wilayah barat, perairan dan ruang udara di atanya serta tempat-tempat tertentu yang berada di Zona Ekonomi Esklusuf dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku sebuah undang-undang ini.

Kawasan mengenai pabean adalah kawasan yang memiliki batas-batas tertentu disetiap unit pelabuhan laut, bandar udara, ataupun tempat yang telah ditetapkan sebagai lalu lintas barang yang sepenuhnya berada dalam kawasan pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Selain itu, Jenderal Bea dan Cukai adalah unsur yang terdiri dari pelaksana tugas pokok dan juga memiliki fungsi departemen keuangan yang berada di bidang kapabeanan dan juga cukai.

Pabeanan tentunya tidak terlepas dari kegiatan ekspor dan impor. Ekspor merupakan kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean, sedangkan untuk impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. Dalam hal ini yang dikenakan bea masuk adalah pungutan negara yang sesuai dengan undang-undang dikenakan terhadap barang yang diimpor. Sedangkan barang yang di ekspor adalah bea kalur yang juga dikenakan pungutan negara sesuai dengan undang-undang. Cukai merupakan salah satu dari jenis pajak tidak langsung yang pada dasarnya memiliki perbedaan yang cukup mendasar dengan pajak tidak langsung lainnya. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor. Cukai dikenakan terhadap barang tertentu secara selektif. Tujuan pengenaan cukai adalah untuk setiap jenis barang berbeda-beda sedangkan bagi pajak umumnya dikenakan secara umum. Sedangkan tarif cukai berbeda-beda antara satu obyek dengan obyek yang lainnya, sedangkan pajak umum memiliki satu tarif untuk seluruh obyek cukai.

Dengan demikian setiap anggota atau petugas dari institusi Bea Cukai ini wajib menggunakan pakaian seragam yang sudah di tentukan dan juga harus lengkap termasuk salah satunya adalah ikat pinggang ini. Anda tidak perlu cemas karena di toko kami menyediakan ikat pinggang dengan logo bea cukai yang berkualitas dan juga dengan harga yang terjangkau. Hubungi kami di 081 334 82 9393 atau di 0811 233 989 untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan. (fr)

Thursday, 11 May 2017

Inilah Ikat Pinggang Atau Sabuk Korpri

Sabuk Korpri adalah ikat pinggang yang biasa di gunakan sebutan untuk kelengkapan seragam Korpri ini.  Ikat pinggang ini bisa di buat dari bahan kuningan asli atau besi yang di kuningkan. Webing yang   di pakai untuk sabuk ini biasanya berwarna hitam yang bisa terbuat dari serat benang PP, nylon atau yang lainnya.



Ada dua jenis model sabuk untuk ikat pinggang Korpri ini. Bisa model kupu-kupu dan juga ada model lainnya yaitu model slorok. Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Harganya? Tentu kualitas yang akan berbicara. Pepatah bilang, ada harga ada rupa. Hal ini juga berlaku pada sabuk ini. Untuk sabuk besi harganya lebih murah daripada sabuk kuningan karena sabuk kuningan kualitasnya jauh lebih bagus dari sabuk besi. Selain tidak bisa berkarat, gesper kuningan ini juga akan awet dan tidak rusak dalam jangka waktu yang lama bila di rawat dengan benar. 

Untuk pemesanan dan informasi dari sabuk ini, Anda bisa menghubungi 081 334 82 9393 via telp/sms dan juga WA. Potongan harga akan di berikan untuk Anda bila pemesanan dalam jumlah banyak.

Sunday, 23 April 2017

Mengenal Sabuk TNI Atau Ikat Pinggang PDH Tentara

Dalam penggunaan seragam pakaian dinas lapangan, anggota TNI menggunakan sabuk PDH sebagai kelengkapan seragamnya. Ikat pinggang yang berwarna hitam ini menggunakan sabuk yang terbuat dari webing dengan kepala sabuk yang terbuat dari logam. Webing pada sabuk ini terbuat dar benang yang di tenun sedemikian rupa dengan mesin tenun sehingga tidak mudah terurai atau terlepas. Penggunaan webing untuk sabuk ini juga dipakai untuk sabuk polisi di Kepolisan Republik Indonesia.



Sedangkan kepala atau yang di kenal dengan bangkol ini terbuat dari logam. Biasanya, kepala sabuk ini di buat dari kuningan atau besi sebagai bahan utamanya. Logam tersebut juga di cetak dengan mesin press khusus sehingga logo bisa muncul dan terlihat bagus. Penggunaan besi atau kuningan biasanya di pilih sesuai dengan pesanan.  Sabuk TNI dengan kepala besi memang jauh lebih murah dari sabuk dengan kuningan. Namun, sabuk dengan besi tidak awet dan mudah berkarat karena memang hanya di buat dari plat besi yang di lapisi dengan cat yang sehingga sekilas memang nampak seperti kuningan.

Sedangkan untuk ikat pinggang PDH dengan kepala kuningan memang lebih mahal. Namun, sabuk dengan kuningan tidak akan berkarat dan awet serta tahan lama. Ikat pinggang dengan kuningan seperti inilah yang biasa di gunakan di anggota TNI untuk sabuk jatah. Sabuk jatah memang harus di buat dengan spesifikasi yang sudah di tentukan agar kualitasnya memang bagus.

Ada beberapa hal yang biasanya ada pada spektek dari sabuk yang akan di buat. Mulai dari jenis bahan webing, ketebalan kuningan, ketahanan bahan pada asam dan lain sebagainya. Semuanya memang lengkap dan memang sabuk nantinya harus tahan uji dan berkualitas.

Saturday, 10 September 2016

Inilah, Sabuk Sekolah Atau Gesper Kuningan

Buat yang pernah bersekolah di sekolah kedinasan atau sekolah kejuruan umum baik negeri maupun swasta pasti pernah melihat bagaimana model dari sabuk gesper yang terbuat dari bahan kuningan. 




Ikat pinggang seperti ini talinya menggunakan bahan kain webing sebagai bahan talinya. Webing tersebut di buat dengan serat nylon atau serat polyster yang di tenun dengan mesin tenun khusus sehingga di dapat rajutan sabuk dengan model seperti pita dengan ketebalan yang sudah di setel sebelumnya.  Sedangkan warna dari webing yang di inginkan bisa warn putih, warna hitam ataupun warna yang lainnya sesuai dengan pesanan.

Jadi berbeda dengan sabuk sekolah berlogo yang di buat dari bahan pvc sebagai tali sabuknya. Sebelum di pasangkan dengan kepala sabuknya, ujung webing akan di pasang kuningan agar webing tidak terjerabut dan tetap rapi dan mudah saat di masukkan ke dalam kepala sabuknya.

Meskipun sama-sama berlogo, sabuk dari kuningan sama sekali berbeda proses pembuatannya dengan ikat pinggang berlogo yang terbuat dari resin.  Pada sabuk kuningan, kepala sabuknya di cap dengan mesin hidrolis khusus dengan matras/cetakan sehingga hasil cap sama dengan cetakan yang di inginkan. Pada proses pembuatan matras ini paling tidak memerlukan waktu hingga satu minggu hingga jadi sesuai dengan logo instansi/sekolah yang telah di pesan sebelumnya.

Setelah kepala jadi, maka kuningan akan di poles agar mengkilap dan siap untuk di rangkai dengan webing. Dalam pemolesan kepala sabuk seperti ini sebenarnya juga ada beberapa macam. Ada yang cuma sekali di poles saja sehingga mengkilap dan ada pula yang masih di lapisi cairan coating agar tetap mengkilap dan tahan lama. 

Selain itu, untuk beberapa permintaan semisal sabuk kuningan untuk polisi dan TNI juga ada yang di sepuh emas dengan menggunakan electro platting sehingga warna kuningan yang di hasilkan benar-benar kuning keemasan. Tapi tentu saja, sabuk dengan pemolesan dan penanganan lebih seperti ini membutuhkan biaya yang lebih tinggi dan harganya juga akan lebih mahal dari pada sabuk yang di poles biasa.

Akan tetapi, sabuk yang hanya di poles biasa mempunyai beberapa kelemahan di bandingkan dengan yang di lapisi coating atau di sepuh emas. Sabuk yang hanya di poles saja akan kembali pudar warna mengkilapnya di karenakan proses oksidasi langsung dengan oksigen.  Jadi, agar sabuk mengkilap kembali pengguna harus merawatnya dengan memberikan cairan seperti braso dan mengelapnya agar kembali mengkilap.

Untuk mendapatkan sabuk sekolah dengan kepala kuningan seperti ini Anda bisa mendapatkannya di toko perlengkapan TNI Polri atau bisa juga memesan langsung ke produsen sabuk. Bila di kota Anda mungkin tidak ada produsen ikat pinggang yang Anda temui, silahkan hubungi kami via telp/sms/wa di 081 334 82 9393 dan kami akan membantu Anda membuatkan aneka sabuk kuningan sesuai dengan pesanan Anda. Jangan khawatir dengan harga karena kami akan memberikan harga diskon spesial bila pemesanan dalam jumlah banyak.

Thursday, 11 August 2016

Ini, Sabuk Atau Ikat Pinggang Kepolisian

Jenis Sabuk

Tidak hanya tentara TNI dan kedinasan yang lain, seorang polisi di institusi Kepolisian juga menggunakan sabuk sebagai kelengkapan seragamnya.  Ada beberapa jenis sabuk yang di kenakan, mulai dari sabuk kecil dengan webing sebagai bahan utama talinya dan ada juga beberapa jenis kopelrim mulai dari kopelrim yordan hingga kopelrim kulit.  Kopel yordan menggunakan webing yang lebih lebar dengan masing-masing ujung sabuk terdapat pengait dari plat berbahan besi atau kuningan.  

Sedangkan kopel kulit biasa di gunakan oleh polisi lalu lintas atau yang lebih kita sering dengar sebagai Polantas tersebut di buat dari kulit baik kulit asli maupun kulit imitasi. Untuk sabuk webing, biasnya jenis sabuk ini di gunakan sebagai seragam PDH atau kelengkapan dari Pakaian Dinas Harian. Maka dari itu, sabuk untuk kelengkapan Pakaian Dinas Harian juga di sebut sabuk PDH.  Sedangkan untuk kopelrim kulit biasa di gunakan oleh Polisi Lalu Lintas atau yang biasa di sebut dengan polantas.

Definisi

Sebagaimana kita ketahui bersama, sabuk memang merupakan barang yang sudah tidak asing lagi di sekitar kita. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu akan definisi sabuk atau ikat pinggang ini.  Artikel sabuk di Refreshop.Net menyebutkan bahwa sabuk bisa di artikan sama dengan ikat pinggang yang berupa pita fleksibel yang biasanya terbuat dari kulit atau pakaian keras dan dikenakan di sekitar pinggang yang berfungsi mengikat celana atau pakaian lain serta berfungsi tambahan untuk gaya dan mode. 


Bahan Baku

Bahan dari sabuk PDH ataupun sabuk PDL yang biasa di kenakan oleh polisi adalah plat besi ataupun kuningan pada kepala sabuknya.  Meskipun demikian, amat jarang penggunaan plat besi apalagi bila di pergunakan untuk pemesanan dalam jumlah besar. Bisa di pastikan untuk kebutuhan jatah biasanya di pergunakan plat berbahan kuningan yang lebih bagus dan lebih awet warna kuningnya. Hal ini berbeda bila sabuk menggunakan bahan besi yang mudah pudar warnanya karena besi masih bisa berkarat dan bahan kuningan sama sekali tidak bisa berkarat meskipun warna kuningnya bisa sedikit memudar. Akan tetapi hal itu masih bisa di siasati dengan penggunaan lapisan coating atau sepuh emas agar warna bisa terus kuning dan mengkilap.


Ketebalan Plat

Ketebalan plat kuningan yang di gunakan pun juga memiliki ketebalan yang cukup baik yaitu pada kirasan 1mm hingga 1,2 mm.  Hal ini bisa di maklumi karena semakin tebal plat yang di gunakan akan semakin bagus hasil sabuk yang di produksi. Selain lebih awet karena bentuk kepala tidak mudah penyok, secara fisik kepala sabuk juga akan lebih kokoh bila plat yang di gunakan lebih tebal.