Skip to main content

Produsen Sabuk

Hampir setiap instansi menggunakan seragam dalam bertugas sehari-harinya. Baik untuk sekolah, instansi kedinasan maupun kemiliteran menggunakan sabuk untuk kelengkapan seragamnya.  Bila Anda membutuhkan sabuk dalam jumlah banyak atau eceran, silahkan hubungi kami di 081 334 82 9393  untuk informasi lebih lanjut.


Kami adalah produsen sabuk yang berpengalaman membuat aneka macam jenis sabuk atau yang biasa di sebut dengan gesper tersebut. Mulai dari sabuk TNI, Sabuk Polisi, Sabuk Linmas, Sabuk Tentara, Sabuk Sekolah, Sabuk Hansip yang mengunakan bahan logam sebagai bahan utama dari kepala sabuknya. Kepala sabuk dengan menggunakan alat press hidrolis dengan cetakan khusus sehingga hasil yang di dapat benar-benar presisi.  Begitupun dengan ujung sabuknya, logam yang di desain sedemikian rupa juga di sematkan agar tidak tajam dan mengenai penggunanya.




Tali yang di gunakan menggunakan webing dari benang serat nylon
yang di tenun dengan menggunakan mesin tenun khusus
sehingga terlihat rapi dan sangat kuat.
Warna webing yang akan di gunakan bisa di sesuaikan sesuai pesanan.
Ada beberapa macam warna webing mulai dari hitam, putih,
coklat, hijau dan masih banyak lagi warna yang lainnya.


Berlokasi di Tulungagung Jawa Timur tidak membuat kami kesulitan mengirimkan sabuk yang sudah jadi yang sudah kami produksi. Dengan menggunakan ekspedisi kereta api atau perusahaan ekspedisi yang lain memudahkan kami untuk mengirimkan sabuk produk kami ke pelanggan di luar kota bahkan di luar pulau.


Tidak hanya puluhan atau ratusan, kami biasa mengerjakan pesanan dalam jumlah ribuan bahkan puluhan ribu untuk memenuhi kebutuhan instansi seperti Kepolisan, Tentara Nasional Indonesia maupun instansi yang lainnya.  Dengan berbekal pengalaman tersebut, kami yakin bisa mengerjakan berbagai spesifikasi yang di pesan oleh pelanggan.  Mulai dari ketebalan tertentu seperti 0.6 mm, 0.7 mm, 0.8 mm, 0.9 mm, 1 mm, 1.1 mm 1,2 mm, 1,5 mm hingga 2, 5 mm.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Sabuk TNI Atau Ikat Pinggang PDH Tentara

Dalam penggunaan seragam pakaian dinas lapangan, anggota TNI menggunakan sabuk PDH sebagai kelengkapan seragamnya. Ikat pinggang yang berwarna hitam ini menggunakan sabuk yang terbuat dari webing dengan kepala sabuk yang terbuat dari logam. Webing pada sabuk ini terbuat dar benang yang di tenun sedemikian rupa dengan mesin tenun sehingga tidak mudah terurai atau terlepas. Penggunaan webing untuk sabuk ini juga dipakai untuk sabuk polisi di Kepolisan Republik Indonesia . Sedangkan kepala atau yang di kenal dengan bangkol ini terbuat dari logam. Biasanya, kepala sabuk ini di buat dari kuningan atau besi sebagai bahan utamanya. Logam tersebut juga di cetak dengan mesin press khusus sehingga logo bisa muncul dan terlihat bagus. Penggunaan besi atau kuningan biasanya di pilih sesuai dengan pesanan.  Sabuk TNI dengan kepala besi memang jauh lebih murah dari sabuk dengan kuningan. Namun, sabuk dengan besi tidak awet dan mudah berkarat karena memang hanya di buat dari plat besi yang di

Sabuk Sekolah Berlogo

Sewaktu sekolah, kita pasti tahu akan sabuk sekolah berlogo yang menjadi seragam wajib sehari-hari.  Ada perbedaan antara jaman dahulu dan sekarang.  Kalau jaman dahulu, sabuk sekolah menggunakan sabuk dengan webing yang di tenun dengan kepala besi yang di cetak dan berlogo.  Sabuk inilah yang sekarang masih di gunakan di instansi kedinasan seperti PNS, Polri, TNI ataupun kedinasan lainnya. Yang membedakannya adalah pada logo yang berada di kepalanya sesuai dengan logo instansi masing-masing. Kalau sekarang, hampir semua sekolah mewajibkan siswa-siswinya untuk menggunakan sabuk berlogo juga akan tetapi menggunakan bahan yang berbeda dengan sabuk jaman dahulu.  Sabuk atau yang biasa di sebut dengan ikat pinggang jaman sekarang menggunakan bahan pvc berwarna hitam sebagai talinya. Sedangkan kepalanya berbahan besi yang terdapat logo yang di lapisi resin di atasnya sehingga logo akan terlihat mengkilap. Ukuran dan panjangnya pun juga bermacam-macam. Untuk sabuk SMP akan lebih lebar dari