Thursday, 11 August 2016

Ini, Sabuk Atau Ikat Pinggang Kepolisian

Jenis Sabuk

Tidak hanya tentara TNI dan kedinasan yang lain, seorang polisi di institusi Kepolisian juga menggunakan sabuk sebagai kelengkapan seragamnya.  Ada beberapa jenis sabuk yang di kenakan, mulai dari sabuk kecil dengan webing sebagai bahan utama talinya dan ada juga beberapa jenis kopelrim mulai dari kopelrim yordan hingga kopelrim kulit.  Kopel yordan menggunakan webing yang lebih lebar dengan masing-masing ujung sabuk terdapat pengait dari plat berbahan besi atau kuningan.  

Sedangkan kopel kulit biasa di gunakan oleh polisi lalu lintas atau yang lebih kita sering dengar sebagai Polantas tersebut di buat dari kulit baik kulit asli maupun kulit imitasi. Untuk sabuk webing, biasnya jenis sabuk ini di gunakan sebagai seragam PDH atau kelengkapan dari Pakaian Dinas Harian. Maka dari itu, sabuk untuk kelengkapan Pakaian Dinas Harian juga di sebut sabuk PDH.  Sedangkan untuk kopelrim kulit biasa di gunakan oleh Polisi Lalu Lintas atau yang biasa di sebut dengan polantas.

Definisi

Sebagaimana kita ketahui bersama, sabuk memang merupakan barang yang sudah tidak asing lagi di sekitar kita. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu akan definisi sabuk atau ikat pinggang ini.  Artikel sabuk di Refreshop.Net menyebutkan bahwa sabuk bisa di artikan sama dengan ikat pinggang yang berupa pita fleksibel yang biasanya terbuat dari kulit atau pakaian keras dan dikenakan di sekitar pinggang yang berfungsi mengikat celana atau pakaian lain serta berfungsi tambahan untuk gaya dan mode. 


Bahan Baku

Bahan dari sabuk PDH ataupun sabuk PDL yang biasa di kenakan oleh polisi adalah plat besi ataupun kuningan pada kepala sabuknya.  Meskipun demikian, amat jarang penggunaan plat besi apalagi bila di pergunakan untuk pemesanan dalam jumlah besar. Bisa di pastikan untuk kebutuhan jatah biasanya di pergunakan plat berbahan kuningan yang lebih bagus dan lebih awet warna kuningnya. Hal ini berbeda bila sabuk menggunakan bahan besi yang mudah pudar warnanya karena besi masih bisa berkarat dan bahan kuningan sama sekali tidak bisa berkarat meskipun warna kuningnya bisa sedikit memudar. Akan tetapi hal itu masih bisa di siasati dengan penggunaan lapisan coating atau sepuh emas agar warna bisa terus kuning dan mengkilap.


Ketebalan Plat

Ketebalan plat kuningan yang di gunakan pun juga memiliki ketebalan yang cukup baik yaitu pada kirasan 1mm hingga 1,2 mm.  Hal ini bisa di maklumi karena semakin tebal plat yang di gunakan akan semakin bagus hasil sabuk yang di produksi. Selain lebih awet karena bentuk kepala tidak mudah penyok, secara fisik kepala sabuk juga akan lebih kokoh bila plat yang di gunakan lebih tebal.

No comments:

Post a Comment